Intisarinews.co.id — Sebagai bentuk tanggap darurat sekaligus tindak lanjut instruksi Wali Kota Bandar Lampung, UPT Puskesmas Pasar Ambon bersama lintas sektoral turun langsung ke masyarakat untuk membagikan masker dan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang terdampak paparan abu vulkanik yang diduga berasal dari aktivitas Anak Gunung Krakatau.
Kegiatan tersebut melibatkan Kepala UPT Puskesmas Pasar Ambon, Kepala Pustu Sumur Putri, serta tim tenaga kesehatan,petugas bersama Camat Teluk Betung Selatan (TBS) dan para lurah se-Kecamatan TBS menyusuri sejumlah wilayah untuk memantau kondisi masyarakat sekaligus memberikan edukasi kesehatan.
Pembagian masker dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap risiko gangguan kesehatan, khususnya penyakit pada saluran pernapasan akibat paparan abu vulkanik.
Selain membagikan masker, tim Puskesmas Pasar Ambon juga melakukan pengecekan kondisi kesehatan warga yang terdampak,masyarakat diberikan pemahaman agar tidak terlalu khawatir secara berlebihan, namun tetap waspada dan menjaga kesehatan selama kondisi paparan abu masih terjadi.
Kepala UPT Puskesmas Pasar Ambon, dr. Nadya Bella, MKM, mengatakan keterlibatan lintas sektor sangat penting dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami bersama lintas sektor turun langsung ke masyarakat untuk membagikan masker dan melakukan pengecekan kesehatan,ini merupakan salah satu bentuk upaya pencegahan agar masyarakat terhindar dari gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik,” ujar dr. Nadya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker, terutama ketika harus melakukan aktivitas di luar rumah.
“Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, tetapi tetap waspada dan menjaga kesehatan,gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.
Dr. Nadya juga mengingatkan warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar abu, seperti batuk, gatal-gatal, iritasi mata, atau keluhan lainnya, agar segera mendapatkan pemeriksaan.
“Apabila masyarakat merasakan keluhan seperti batuk atau gatal-gatal, segera berobat ke Puskesmas, Pustu, atau Poskeskel terdekat agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara Puskesmas Pasar Ambon dan unsur pemerintah wilayah dalam memastikan masyarakat mendapatkan edukasi, perlindungan, serta akses pelayanan kesehatan di tengah kondisi paparan abu vulkanik.(JML)
![]()
